Halo guys....ππ Selamat datang di terampilseni... apa
kabar semuanya...ππ semoga baik-baik ajh dan semoga semua Senantiasa dalam lindungan Tuhan
Yang Maha Esa... Ok Kali ini kami akan berbagi ilmu tentang Pengertian,
Fungsi dan Unsur – Unsur Musik.
Semua orang
pasti mengenal yang namanya musik, kecuali bagi sobat-sobat kita yang tak mampu
mendengar suara atau tunarungu. Ketika sebuah suara keluar dari suatu instrumen
dengan membentuk irama yang indah dan enak untuk didengar, dapat dikatakan itu
adalah musik. Sobat-sobat mungkin sudah bisa dibilang mengenal apa itu musik
serta beberapa genre terkenal seperti pop, rock, jazz dan sebagainya. Tapi,
apakah sobat-sobat juga tahu beberapa genre musik lainnya, bahkan pengertian
dan fungsinya musik yang sebenarnya? Kalo belum, mari disimak ulasan musik yang
lengkap menurut kami. Langsung saja!
A. PENGERTIAN MUSIK
Istilah
musik berasal dari bahasa Yunani yaitu mousikos, yang diambil dari salah
satu nama dewa Yunani. Mousikos dilambangkan sebagai suatu dewa keindahan
dan menguasai bidang seni dan keilmuan.
Untuk lebih jelas mengenai pengertian dari musik, di
bawah ini ada beberapa referensi
terpercaya yang pernah menjelaskan apa itu musik. Berikut pengertian musik
diuraikan dalam beberapa versi :
Dalam Kata
Kamus Besar Bahasa Indonesia musik dapat
diartikan ilmu atau seni menyusun nada atau suara dalam urutan, kombinasi,
dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai
kesatuan dan kesinambungan.
Menurut
Wikipedia pengertian musik
yaitu suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama,
lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat
menghasilkan irama.
Pendapat
Jamalus bahwa seni musik adalah suatu
hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang
mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik
yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi
sebagai suatu kesatuan.
Aristoteles mengatakan bahwa musik merupakan curahan kekuatan tenaga penggambaran yang
berasal dari gerakan rasa dalam suatu rentetan suara (melodi) yang berirama.
Dan menurut
David Ewen, musik adalah ilmu
pengetahuan dan seni tentang kombinasi ritmik dari nada-nada, baik vokal maupun
instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala
sesuatu yang ingin diungkapkan terutama aspek emosional.
Menurut ahli perkamusan
(lexicographer) musik ialah: ”Ilmu dan seni dari kombinasi
ritmis nada-nada,vokal maupun instrumental, yang melibatkan melodi dan harmoni
untuk
mengekspresikan
apa saja yang memungkinkan, namun khususnya bersifat emosional.
Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan
bahwa musik adalah salah satu ilmu atau bidang seni yang berupa suara/ bunyi/
nada yang terkombinasi dalam urutan yang mempunyai kesatuan irama, melodi,
harmoni yang dapat menggambarkan perasaan penciptanya terutama dalam aspek
emosional.
C. FUNGSI
MUSIK
Musik merupakan sebuah elemen
yang penting dalam kehidupan manusia. Sejak dulu kala musik sudah memegang
peranan dalam beberapa fungsi berdasar jenis dari musik itu sendiri. Dari berbagai
jenis musik tersebut, fungsi musik dapat dikelompokkan dalam beberapa bagian
yaitu sebagai berikut :
1. Musik
Sebagai Sarana Ekspresi Diri
Seorang seniman musik akan
lebih mudah berekspresi atau mengungkapkan perasaannya lewat musik. Di samping
untuk menunjukkan bakatnya, pengungkapan perasaan lewat musik akan lebih mudah
diterima. Apalagi bila musik tersebut berupa vokal yang berisi kata-kata yang
tersusun bagus dan mudah dimengerti. Disertai dengan alunan nada-nada yang
mewakili ekspresi yang akan dikeluaran. Misalkan, apabila hendak berekspresi
sedih, nada yang dimainkan berupa nada yang bertempo lambat dan halus.
Sebaliknya, bila nada tersebut cepat dan menggebu-gebu biasanya mewakili
ekspresi senang dan bahagia.
2. Musik
Sebagai Sarana Hiburan
Musik sangat efektif dalam
menghibur. Selama suatu musik tersebut dianggap indah, sudah pasti musik
tersebut dapat menghibur. Seseorang bahkan memerlukan musik untuk menghibur
diri ketika sedang bosan ataupun sedih. Lebih dari menghibur, musik juga dapat
melalaikan manusia dari kehidupan sehari-harinya.
3. Musik
Sebagai Sarana Terapi
Musik sebagai
terapi awalnya di
perkenalkan pada perang dunia ke-II untuk
mengobati korban perang. Sekarang
musik banyak dimanfaatkan
untuk terapi penyakit mental atau kelumpuhan organ tubuh. Musik juga dapat berguna untuk
menyegarkan kembali sistem kerja otak setelah lama digunakan saat bekerja.
4. Musik
Sebagai Sarana Upacara
Musik di Indonesia, pasti akan
selalu berkaitan erat dengan upacara-upacara
tertentu
seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara
keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi dari suatu
alat musik diyakini memiliki kekuatan magis.
5. Musik
Sebagai Sarana Komersial
Bagi para seniman musik atau
musisi, musik merupakan salah satu sumber penghasilan. Mereka merekam
hasil karya mereka dalam bentuk pita kaset atau CD. Kemudian karya mereka akan
dijual ke pasaran. Dari hasil penjualannya ini mereka mendapatkan penghasilan
untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain dalam media kaset dan CD. Para musisi
juga melakukan pertunjukan yang dipungut biaya. Musik juga sering dikotrak
sebagai pengiring sebuah film atau biasa disebut OST (Original Soundtrack).
Biasanya musik yang diambil sebagai OST memilki keterkaitan dengan film berupa
kesamaan cerita yang dapat menggambarkan isi dari film tersebut. Bahkan musik
juga sering digunakan sebagai OST dari sebuah Iklan, baik itu ditelevisi maupun
radio.
6. Musik
Sebagai Sarana Tari
Musik selalu cocok
bila dihubungkan dengan tarian. Keduanya
saling berhubungan dengan adanya kesamaan pola dan ritme satu sama lainnya, suatu tarian tanpa diiringi irama musik akan terasa hampa (kosong) dan
menyulitkan bagi sang penari. Ketika penari melakukan gerak tarinya dibutuhkan
tempo dan ritme agar gerakannya. Di
Indonesia, bunyi-bunyian atau musik diciptakan oleh masyarakat untuk mengiringi
tarian-tarian daerah. Oleh sebab itu, kebanyakan tarian daerah di Indonesia
hanya bisa diiringi oleh musik daerahnya sendiri. Pastinya di luar negeri juga
begitu. Seperti dansa, balet dan sebagainya.
7. Musik
Sebagai Sarana Pendidikan
Sebagai media pendidikan,
musik digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Musik digunakan untuk menciptakan
rasa cinta tanah air kepada siswa-siswanya melalui lagu-lagu perjuangan. Tak hanya itu, lagu daerah juga dapat digunakan untuk pendidikan siswa dalam hal menumbuhkan sikap toleransi terhadap perbedaan suku, ras dan agama. Dalam pendidikan,
musik juga dapat digunakan sebagai sarana pengembangan diri siswa. Musik juga
dapat membentuk kepribadian bagus untuk seseorang. Seperti yang dikatakan
oleh Hatta, bahwa musik dapat menanamkan perasaan halus dan budi yang
halus dalam jiwa manusia. Dengan musik, jiwa lebih mempunyai rasa akan harmoni
dan irama. Kedua-duanya adalah landasan yang baik untuk menghidupkan rasa
keadilan. Namun dalam pendidikan musik, harus dijauhkan lagu-lagu yang
melemahkan jiwa serta mudah menimbulkan nafsu buruk.
8. Musik
Sebagai Sarana Komunikasi
Di beberapa tempat di
Indonesia, bunyi-bunyi instrumen tertentu
yang memiliki arti tertentu juga bagi anggota
kelompok masyarakatnya. Bunyi-
bunyian itu memiliki pola ritme tertentu yang menandai bahwa ada
suatu peristiwa atau kegiatan yang ingin
diinformasikan ke masyarakat. Instrumen yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia adalah seperti kentongan, bedug di masjid, dan lonceng di gereja.
9. Musik
Sebagai Sarana Kreativitas
Kreatif merupakan
sifat yang dilekatkan pada diri manusia
yang dikaitkan dengan kemampuan atau daya untuk
menciptakan. Sifat kreatifitas ini senantiasa
diperlukan untuk mengiringi tingkah laku
manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya.
D. UNSUR
UNSUR MUSIK
Berikut merupakan unsur -
unsur dari suatu musik,
1. Melodi
Melodi adalah
tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada dalam musik. Dalam sebuah
musik melodi terdengar seperti nada yang seolah bergerak menuju puncak dan
kemudian kembali ke kondisi sebelumnya. Melodi terdiri dari pitch, durasi dan tone. Pitch juga
biasa disebut timbre atau warna suara. Pitch yaitu suatu hal mengatur
serangkaian not, yang dilambangkan dengan alfabet A-G. Not-not tersebut menjadi
melodi dalam selang waktu tertentu atau disebut durasi. Not tersebut bisa
dihasilkan dari bermacam alat musik dengan warna suara yang berbeda-beda atau
dikenal dengan nama tone.
2. Ritme
Ritme (irama) merupakan rangkaian gerak yang beraturan dan menjadi unsur dasar
dari musik. Ritme terbentuk dari sekelompok bunyi dan diam panjang pendeknya
dalam waktu yang bermaca-macam, membentuk pola irama dan bergerak menurut pulsa
dalam setiap ayunan birama (Jamalus,1998:7). Irama
berfungsi untuk mengatur dari suara dan hening. Unsur dari irama meliputi not,
ketukan dan tempo. Agar irama dalam musik tetap teratur, musik tersebut harus
sesuai dengan tempo yang terdiri dari not-not yang dimainkan dalam satu
ketukan. Tempo di sini berfungsi agar kecepatan ketika memainkan musik dapat
diatur dan disesuaikan.
3. Harmoni
Harmoni adalah cabang ilmu
pengetahuan musik yang membahas dan membicarakan perihal keindahan
komposisi musik (Banoe, 2003:180). Harmoni merupakan bagian yang melibatkan nada atau kunci (kord) yang
berlangsung terus-menerus. Dalam musik harmoni akan tampak
ketika terdapat keseimbangan antara momen penekanan dan pelepasan. Harmoni
tersusun dari interval, kunci dan skala. Interval yaitu jarak yang terdapat
antara dua buah nada. Kunci merupakan serangkaian not yang mengatur
keharmonisan suatu melodi dalam interval tertentu. Dan skala adalah sekumpulan
not berperan sebagai kerangka dari suatu musik. Skala juga berfungsi sebagai
acuan untuk menentukan not yang akan dimainkan pada musik.
4. Dinamik
Dinamik adalah tingkatan keras dan lembutnya cara memainkan musik, keras dan
lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengan monoton atau datar. Keadaan
keras dan lembut tersebut memiliki istilah sendiri di dalam permainan musik, seperti Piano (p = lembut), Pianissimo (pp = sangat lembut), Mezzo piano (mp = setengah lembut),
Mezzo forte (mf = setengah keras). Forte (f = keras),
Fortissimo (ff = sangat keras). Selain itu
masih ada tanda dinamik lainnya yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo.
Crescendo menandakan agar musik dimainkan dengan keras. Sebaliknya, decrescendo
menandakan agar dimainkan dengan lembut.
5. Tangga nada
Tangga nada adalah urutan dari
suatu nada yang disusun seperti tangga. Tangga nada dibagi menjadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan pentatonik. Tangga nada diatonik yaitu tangga nada yang terdiri
dari 7 nada berdasarkan interval-interval yang telah ditentukan. Sedangkan
tangga nada pentatonis yaitu tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok.
Suatu tangga nada, pasti ada satu nada dasar yang diikuti
oleh nada-nada lainnya yang bisa lebih
rendah atau lebih tinggi dengan pola interval tertentu, sehingga terbentuk
bentuk khas tersendiri.
Nah itulah
postingan terampilseni kali ini tentang Pengertian, Fungsi dan Unsur - Unsur Musik, semoga dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan anda. Terimakasih telah berkunjung di terampilseni.... sampai jumpa besok lagi...
http://www.softilmu.com/2015/11/Pengertian-Fungsi-Unsur-Unsur-Seni-Musik-Adalah.html
http://www.softilmu.com/2015/11/Pengertian-Fungsi-Unsur-Unsur-Seni-Musik-Adalah.html

0 komentar:
Posting Komentar