Pengerian Seni Tari, Jenis-Jenis Seni Tari
serta Macam-Macamnya....!!!!

Assalamu’alaikum
Wr.Wb,, Ok sobat semuanya, jumpa lagi di blog kesenian (TERAMPIL SENI)... Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian
seni tari, jenis-jenis tari, dan macam-macam seni tari... Berikut penjelasannya,,,
SENI TARI yaitu
gerak badan secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu tertentu buat
keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian
yang dimaksud musik pengiring tari mengatur gerakan penari serta menguatkan
maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari tidak sama dari gerakan sehari-hari
seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang
realistis, tetapi gerak yang sudah di beri bentuk ekspresif serta estetis.
Suatu tarian sesungguhnya adalah kombinasi dari sebagian buah unsur, yakni
wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur tersebut
melebur jadi bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu
gerak. Gerak tari senantiasa melibatkan unsur anggota badan manusia.
Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat gerak tari bisa berdiri dengan
sendiri, berhimpun maupun bersambungan.
Menurut jenisnya, tari digolongkan menjadi
tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi baru. Dansa adalah tari asal
kebudayaan Barat yang dilakukan pasangan pria-wanita dengan berpegangan tangan
atau berpelukan sambil diiringi musik.Sedangkan berdasarkan koreografinya, jenis
jenis tari dibedakan menjadi :
- Tari tunggal ( Solo ), Tari tunggal
adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki-laki maupun
perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah ).
- Tari berpasangan ( duet/pas de duex),
Tari berpasangan adalaah tari yang diperagakan oleh dua orang secara
berpasangan. Contohnya tari Topeng (Jawa Barat).
- Tari kelompok ( Group choreography),
Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua orang.
Dalam sebuah tarian (terutama tari
kelompok), pola lantai perlu diperhatikan. Ada beberapa macam pola lantai pada
tarian, antara lain :
1. Pola lantai vertikal : Pada pola lantai
ini, penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang
atau sebaliknya.
2. Pola lantai Horizontal : Pada pola
lantai ini, penari berbaris membentuk garis lurus ke samping.
3. Pola lantai diagonal : Pada pola lantai
ini, penari berbaris membentuk garis menyudut ke kana atau ke kiri.
4. Pola lantai melingkar : Pada pola
lantai ini, penari membentuk garis lingkaran.
Macam maca seni tari yang ada di
Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa kelompok :
TARI TRADISIONAL
Tari tradisional merupakan sebuah bentuk
tarian yang sudah lama ada. Tarian ini diwariskan secara turun temurun. Sebuah
tarian tradisional biasanya mengandung nilai filosofis, simbolis dan relegius.
Semua aturan ragam gerak tari tradisional, formasi, busana, dan riasnya hingga
kini tidak banyak berubah
TARI TRADISIONAL KLASIK
Tari tradisional klasik dikembangkan oleh
para penari kalangan bangsawan istana. Aturan tarian biasanya baku atau tidak
boleh diubah lagi. Gerakannya anggun dan busananya cenderung mewah. Fungsi :
sebagai sarana upacara adat atau penyambutan tamu kehormatan. Contoh : Tari
Topeng Kelana (Jawa Barat), Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Sang Hyang (Bali),
Pakarena dan pajaga (Sulawesi Selatan)
TARI TRADISIONAL KERAKYATAN
Berkembang di kalangan rakyat biasa.
Gerakannya cenderung mudah Ditarikan bersama juga iringan musik. Busananya
relatif sederhana. Sering ditarikan pada saat perayaan sebagai tari pergaulan.
Contoh: Jaipongan (Jawa Barat), payung (Melayu), Lilin (Sumatera Barat)
TARI KREASI BARU
Merupakan tarian yang lepas dari standar
tari yang baku. Dirancang menurut kreasi penata tari sesuai dengan situasi
kondisi dengan tetap memelihara nilai artistiknya. Tari kreasi baik sebagai
penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang
dengan iringan musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tari modern. Pada
garis besarnya tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan yaitu:
- Tari Kreasi Baru Berpolakan Tradisi
Yaitu tari kreasi yang garapannya
dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi,
musik/karawitan, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada
pengembangan tidak menghilangkan esensiketradisiannya.
- Tari Kreasi Baru Tidak Berpolakan
Tradisi (Non Tradisi)
Tari Kreasi yang garapannya melepaskan
diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana,
maupun tata teknik pentasnya. Walaupun tarian ini tidak menggunakan pola-pola
tradisi, tidak berarti sama sekali tidak menggunakan unsur-unsur tari tradisi,
mungkin saja masih menggunakannya tergantung pada konsep gagasan penggarapnya.
Tarian ini disebut juga tari modern, yang istilahnya berasal dari kata Latin
“modo” yang berarti baru saja.
TARI KONTEMPORER
Gerakan tari kontemporer simbolik terkait
dengan koreografi bercerita dengan gaya unik dan penuh penafsiran. Seringkali
diperlukan wawasan khusus untuk menikmatinya. iringan yang dipakai juga banyak
yang tidak lazim sebagai lagu dari yang sederhana hingga menggunakan program
musik komputer seperti Flutyloops.
Sekian pengetahuan
tentang pengertian seni tari, jenis serta macam-macam seni tari. terima kasih
atas kunjungannya. Semoga ilmu tadi biasa menambah khasanah ilmu pengetahuan
anda dan bermanfaat bagi sesama... amiiiin...
Sekian,
Wassalamu’alaikum...
sumber
: http://www.kamusjenius.com/2015/06/pengertian-seni-tari-jenis-dan-macam.html
0 komentar:
Posting Komentar